Minggu, 18 Oktober 2026

Mengagumi

MENGAGUMI
Karya: Sri Wulandari

Mengintip di tirai jendela
Embusan lembut menyapa senyumku
Namamu sejukkan lerung jiwaku
Gelora kasih tak pernah mati
Ada rindu dalam senyummu
Gemerlap cahaya pelangi malam
Ukiran rindu bergantung membelenggu
Memahat kenangan abadi
Indah terukir nyata dalam jiwa

Sapeken, 17 Oktober 2026

MAKNA TERSIRAT PUISI “MENGAGUMI”
Puisi Mengagumi menggambarkan perasaan kagum terhadap seseorang yang meninggalkan kesan mendalam di dalam hati. Kekaguman itu tidak selalu harus diungkapkan melalui kata-kata. Terkadang, cukup dengan mengingat senyumnya, menyebut namanya dalam hati, atau menyimpan kenangan tentang kehadirannya.
1. Mengintip di tirai jendela
Menggambarkan seseorang yang diam-diam memperhatikan dari kejauhan. Tirai jendela menjadi simbol batas antara keinginan untuk mendekat dan keberanian untuk mengungkapkan perasaan.
2. Embusan lembut menyapa senyumku
Melambangkan kehadiran seseorang yang mampu menghadirkan kebahagiaan sederhana. Bahkan tanpa percakapan panjang, bayangan tentang dirinya dapat membuat hati terasa hangat.
3. Namamu sejukkan lerung jiwaku
Nama seseorang menjadi sumber ketenangan. Di tengah pikiran yang riuh, mengingatnya seolah menghadirkan kesejukan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
4. Gelora kasih tak pernah mati
Menggambarkan perasaan kagum yang tetap hidup meskipun waktu terus berjalan. Ada perasaan yang tidak mudah hilang karena telah meninggalkan jejak mendalam di dalam hati.
5. Ada rindu dalam senyummu
Senyum menjadi bahasa tanpa suara. Di baliknya, tersimpan kerinduan dan perasaan yang mungkin tidak pernah diungkapkan secara langsung.
6. Gemerlap cahaya pelangi malam
Melambangkan harapan dan keindahan yang hadir di tengah kesunyian. Seperti pelangi yang menghiasi langit, kekaguman mampu memberikan warna pada hari-hari yang terasa biasa.
7. Ukiran rindu bergantung membelenggu
Menggambarkan kenangan yang terus melekat dalam pikiran. Rindu terasa indah, tetapi terkadang juga membuat seseorang sulit melepaskan bayangan yang telah lama tersimpan.
8. Memahat kenangan abadi
Melambangkan kenangan yang terukir kuat dalam perjalanan hidup. Waktu mungkin berlalu, tetapi pengalaman dan perasaan tertentu tetap menjadi bagian dari kisah seseorang.
9. Indah terukir nyata dalam jiwa
Menegaskan bahwa kekaguman yang mendalam tidak hanya berhenti pada pandangan mata. Perasaan itu telah menjadi bagian dari jiwa, tersimpan sebagai pengalaman batin yang bermakna.

Mengagumi bukan selalu tentang memiliki, melainkan tentang menghargai kehadiran seseorang yang mampu menghadirkan arti dalam kehidupan kita.

Menulislah Setiap hari dan buktikan yang akan terjadi.Omjay

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungannya,master master terhebat sahabat bloger🙏🙏

HARI SANTRI DI RUANG KELAS

HARI SANTRI DI RUANG KELAS Menanamkan Iman, Mengenang Perjuangan Karya: Sri Wulandari Sapeken, 20 Oktober 2026 Hari Santri bukan sekadar...

STATEGI MENANGKAL HOAKS