Tampilkan postingan dengan label Lomba menulis dalam blog Ii. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lomba menulis dalam blog Ii. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Oktober 2026

Dipeluk Semesta

Dipeluk Semesta
Oleh : Sri Wulandari
Halaman langit berbisik
Kau tidak bosan
Menemukan diri dalam sunyi
terlihat aneh katanya

Taman langit membentang bak lautan cahaya
Taman bintang hidup dalam ruang tanpa batas
Berselancar di antara gelap malam

Dipeluk semesta
ia mengajarkan damai di jiwa
Angin menyentuh penuh kasih
membawa harapan yang perlahan tumbuh

Ia paham ada hati yang penuh lelah
Namun memilih berjalan dalam sunyi
Bersama bintang malam yang menyalakan harapan

Hidup ini hanya persinggahan
Mengajarkan diri untuk belajar pulang
Semesta adalah rumah bagi doa-doaku

Syukur mengajarkan diri menuju jalan pulang
Dalam pelukan semesta aku berbicara
Bahwa doa adalah cahaya di jalan yang panjang

Sapeken, 1 Oktober 2026



Pesan yang tersirat:

Puisi ini mengajarkan bahwa kesunyian tidak selalu berarti kesepian. Ada kalanya seseorang justru membutuhkan ruang yang tenang untuk menemukan dirinya, memahami rasa lelah, dan mendengarkan suara hati.
Semesta melalui langit, bintang, angin, dan malam menjadi simbol bahwa kehidupan selalu menyediakan keindahan dan pengingat. Ketika hati sedang lelah, kita tidak harus selalu berlari. Kita boleh berhenti sejenak, memandang langit, menarik napas, lalu menemukan kembali harapan.

Bagian “hidup ini hanya persinggahan” menjadi pengingat bahwa kehidupan dunia bukan tempat untuk selamanya. Manusia sedang menjalani perjalanan, sehingga perlu belajar bersyukur, menjaga hati, berbuat baik, dan mempersiapkan jalan pulang.

Sedangkan “doa adalah cahaya di jalan” menjadi inti spiritualnya. Ketika jalan terasa gelap dan kita tidak tahu ke mana harus melangkah, doa menjadi cara untuk tetap memiliki harapan dan mendekat kepada Allah.

Secara garis besar memiliki makna:

Jangan takut pada sunyi. Di dalam sunyi, kita dapat menemukan diri. Ketika hati lelah, tetaplah berjalan dengan harapan. Nikmati kehidupan dengan syukur, karena hidup hanyalah persinggahan. Dan ketika langkah terasa gelap, jadikan doa sebagai cahaya untuk menemukan jalan pulang kepada-Nya.

Dipeluk Semesta, maknanya tidak hanya berarti dipeluk oleh keindahan alam, tetapi juga merasakan kasih Tuhan melalui seluruh ciptaan-Nya. 

Menulislah setiap hari dan buktikan yang akan terjadi (Omjay). https://wijayalabs.com

Dipeluk Semesta

Dipeluk Semesta Oleh : Sri Wulandari Halaman langit berbisik Kau tidak bosan Menemukan diri dalam sunyi terlihat aneh katanya Ta...

STATEGI MENANGKAL HOAKS