Minggu, 27 September 2026

Lomba bukan bercerita sekedar menang

Lomba Bukan Bercerita Sekadar Menang

Hari ini aku kembali bercerita tentang kegiatan lomba bersama anak-anak. Bagi kami, lomba bukan sekadar mengejar juara, melainkan bagian dari proses pembelajaran untuk mengenalkan pengalaman baru, membangun mental, dan menumbuhkan keberanian.
Sebagai guru di wilayah pesisir, aku memahami bahwa kemampuan setiap anak tidaklah sama. Waktu mereka pun cukup terbatas. Sepulang sekolah, sebagian mengikuti kegiatan mengaji atau pembelajaran lainnya hingga sore. Karena itu, setiap kegiatan lomba harus dipertimbangkan sesuai kemampuan dan kondisi mereka.

Ketika ada lomba yang dapat diikuti secara daring, aku berusaha mengajak mereka mencoba. Bahkan bagi anak-anak yang belum terbiasa menggunakan gawai, mengikuti lomba secara daring menjadi pengalaman tersendiri. Mereka belajar berhadapan dengan layar, memahami aturan, mengatur diri, dan berani mencoba.

Aku selalu mengatakan, “Tidak harus langsung menang. Cobalah dulu. Kita belajar bersama.”

Bagiku, lomba adalah pintu pengenalan. Anak-anak perlu mengetahui seperti apa Olimpiade, ujian daring, dan kompetisi yang kelak mungkin mereka ikuti ketika duduk di kelas 5 atau 6, bahkan bisa di bangku SMP dan SMA. Dari sana, mereka mulai mengenali kemampuan dirinya sendiri.

Pernah salah satu siswaku mengikuti ISCO 2024 dan berhasil lolos hingga sembilan besar Kabupaten Sumenep. Bagi sebagian orang mungkin angka sembilan bukan sesuatu yang istimewa. Namun bagi kami di kepulauan, pencapaian itu memiliki makna besar. Persaingan tidak hanya datang dari sekolah-sekolah di kepulauan, tetapi juga dari berbagai sekolah di wilayah perkotaan Sumenep.

Di sinilah aku semakin memahami bahwa keberhasilan anak bukan hanya tentang kecerdasan. Ada keberanian, pengalaman, pendampingan, kesempatan, dan dukungan dari banyak orang baik yang ikut menguatkan langkah mereka.
Perbedaan antara anak di perkotaan dan kepulauan juga terasa dalam proses persiapan. Jika sebagian anak di perkotaan memperoleh bimbingan tambahan melalui les atau bimbingan belajar, anak-anak kami sering kali lebih banyak bergantung pada pendampingan guru. Karena itu, kami berusaha memberikan bimbingan sesuai kemampuan mereka, tanpa memaksakan sesuatu yang justru membuat mereka kehilangan semangat belajar.

Kemudian, dalam panitia lomba Digniti, salah satu siswa kembali mendapatkan pengalaman berharga. Ia meraih peringkat perunggu dalam kegiatan lomba IPAS yang berkaitan dengan sains dan agama. Bahkan ketika hampir terlambat melakukan klaim sertifikat, kami tetap berusaha mencari informasi dan mengikuti ketentuan penyelenggara hingga akhirnya sertifikat tersebut dapat diklaim dan momen perjuangannya terdokumentasikan.

Dari semua pengalaman itu, aku belajar bahwa setiap anak memiliki waktunya sendiri untuk tumbuh. Tugas guru bukan memaksa mereka menjadi seperti anak-anak lain, tetapi membantu mereka menemukan keberanian untuk melangkah sesuai kemampuan.
Sebab, terkadang sebuah kemenangan bukanlah ketika nama anak berada di urutan pertama. Kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika anak yang semula ragu akhirnya berani berkata, “Aku mau mencoba.”

Amanat tersirat:
Kenapa harus bicara tentang lomba terus  artikelnya, jawabannya simple, kadang dokumentasi seperti ini bisa berharga, jika kita tempatkan ditempat berharga pula, karena aku bukan siapa-siapa, dan pernah berjuang berada difase ini, salam sehat buat diriku.

Jangan ukur kemampuan anak hanya dari hasil akhirnya. Berikan mereka kesempatan untuk mencoba, karena dari sebuah kesempatan kecil dapat tumbuh keberanian, pengalaman, dan kepercayaan diri yang jauh lebih besar.

Hanya tulisan ini yang bisa aku bagikan. Sebagai saksi perjalanan tersebut, tulisan-tulisan lainnya dapat dikunjungi di laman https://wijayalabs.com.
Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungannya,master master terhebat sahabat bloger🙏🙏

Lomba bukan bercerita sekedar menang

Lomba Bukan Bercerita Sekadar Menang Hari ini aku kembali bercerita tentang kegiatan lomba bersama anak-anak. Bagi kami, lomba bukan sekadar...

STATEGI MENANGKAL HOAKS